Berkas Lengkap, Perkara Jalan Padang Lamo Siap Disidangkan

SHARE

Kasus korupsi pekerjaan peningkatan jalan Padang Lamo (Simpang Logpon-Padang Lamo-Tanjung) Kabupaten Tebo pada Dinas PUPR Provinsi Jambi TA. 2019, memasuki babak baru.

Ini ditandai dengan penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama tersangka H. Ismail Bin Ibrahim, Ir. Tetap Sinulingga dan Suarto Bin Sarno (Alm) dari Jaksa Penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tebo, kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tebo.

Penyerahan tersangka dan barang bukti ini dilakukan di Lapas Kelas IIb Muara Tebo pada Rabu, 27 Juli 2022.

“Berkas perkara korupsi Jalan Padang Lamo sudah lengkap, sudah tahap II,” kata Kajari Tebo melalui Kasi Intelijen Kejari Tebo, Ari Chandra Pratama, SH, Kamis 28 Juli 2022.

Perkara tersebut kata dia, berawal dari adanya pengaduan masyarakat ke Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Tebo. Selanjutnya, pihaknya melakukan Puldata dan Pulbaket.

Hasil Puldata dan Pulbaket, ditemukan adanya indikasi tindakan yang mengarah ke tindak pidana korupsi. “Hasil Puldata dan Pulbaket kita serahkan kepada Bidang Pidsus Kejaksaan Negeri Tebo untuk dilakukan penyelidikan,” kata Ari.

Kemudian, kata dia, dilakukan Ekspose terkait Penetapan tersangka dan dari hasil ekspose tersebut diperoleh hasil bahwa, tim penyelidik berpendapat untuk menetapkan tersangka dalam Pekerjaan Peningkatan Jalan Simp. Logpon – Padang Lamo – Tanjung Kabupaten Tebo TA.2019 yaitu tersangka H. Is pengusaha atau kontraktor), Ir. TS PPK/ Kabid Bina Marga DPUPR Provinsi Jambi dan SU Direktur PT. Nai Adhipati Anom.

“Pasca penetapan, para tersangka ditahan di Rutan Lapas kelas IIB Muara Tebo selama 20 (dua puluh) hari, yakni dari tanggal 15 Juni 2022 sampai tanggal 04 Juli 2022,” ujarnya.

Terhadap tersangka juga telah dilakukan penahan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Tebo sejak hari ini, Rabu, 27 Juli 2022 sampai 15 Agustus 2022. Yang mana para tersangka dititipkan di Lapas Kelas IIb Muara Tebo.

“Berkas tersangka akan dilimpahkan ke Pengadilan Tinggi Jambi pada Jum’at, 29 Juli 2022, dan siap disidangkan. Alhamdulillah, proses penyerahan tersangka dan barang bukti berjalan dengan aman, lancar dan tertib serta tetap mematuhi protokol kesehatan,”.