0813-6889-3303 kejari_tebo@yahoo.co.id

Kepala Kejaksaan

KEPALA KEJAKSAAN NEGERI TEBO

TEGUH SUHENDRO, SH, MHum

Pria kelahiran Banyumas 47 Tahun lalu menyelesaikan jenjang pendidikan dari SD hingga Perguruan Tunggi (S.I) di kota kelahirannya. Selama menimba ilmu di Fakultas Hukum Universitas Soedirman Purwokerto, pria berbintang Cancer ini juga aktif dalam pers kampus “Pro Justitia” dan sempat meraih juara harapan III Lomba Penerbitan Antar Kampus Majalah Tempo tahun 1990. Setelah menyelesaikan pendidikan formalnya kemudian magang di kantor Advokat dan berhasil lulus sebagai Advokat pada Tahun 1995 dengan penempatan di wilaayah Pengadilan Negeri Purwokerto. Selama menjalani profesi Advokat Teguh Suhendro juga mencoba mewujudkan impiannnya sebagai seorang penegak hukum (hakim atau Jaksa) dan akhirnya diterima sebagai Calon Jaksa pada tahun 1996 dan ditempatkan sebagai staf pada direktorat Tindak Pidana Ekonomi pada JAMPIDSUS Kejaksaan Agung RI. , kemudian Teguh suhendro mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi Pasca Sarjana di Program Magister Humaniora (MHum) pada Universitas Diponegoro Semarang dan lulus Tahun 2001 atas biaya negara.

Karir sebagai Jaksa dimulai pada Kejaksaan Negeri Semarang Jawa Tengah sambil menyelesaikan studi Magisternya, kemudian Teguh Suhendro berpindah-pindah tugas ke berbagai tempat yaitu Kejaksaan negeri Bekasi, Jawa Barat, Kejaksaan negeri Bajawa, NTT, Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat di DKI jakarta, Kejaksaan Agung RI, Kejaksaan Tinggi Maluku, Sulawesi Tengah sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut,  dan sekarang dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Tebo  di Jambi,

Teguh Suhendro dinilai berhasil memimpin  Kejaksaan Negeri Banggai laut karena dapat menyelesaikan tunggakan  perkara Korupsi  yang sangat menarik perhatian masyarakat sebanyak empat kasus, diantaranya  perkara penggunaan SPPD Anggota DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan dengan Tersangka SULAIMAN HUSEIN, SE.,MH Ketua DPRD Kab. Banggai Kepulauan Tahun 2008 - 2013  dengan menangkap di Bandara SIS AL JUFRI Palu dan membawa Tersangka ke Pengadilan Tipikor di Palu. Selain itu  Teguh Suhendro juga mampu mengawal secara hokum dua Pemilihan Kepala Daerah (Bupati dan Wakil Bupati) Banggai Laut pada Tahun 2015 dan Banggai Kepulauan pada Tahun 2016, dimana dua kabupaten tersebut merupakan daerah dengan indeks kerawanan tertinggi di Propinsi Sulawesi Tengah dalam Pemilihan umum kepala Daerah.

Pada saat menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Laut, Teguh Suhendro juga mendapat apresiasi dari Pimpinan karena inovasinya seperti : Halo JPN merupakan pelayanan hokum bidang DATUN dengan basis Android,  Pengaduan Masyarakat berbasis website di ww.kejari-banggailaut.go.id, program Jaksa Menyapa yaitu penyuluhan hokum kepada masyarakat melalui siaran Radio  Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai laut, Benggawi FM  dalam bentuk dialog interaktif dan program penggahargaan kepada Kepala Desa yang berprestasi dalam pengelolaan Dana Desa.

Penugasan di wilayah hukum di Kejari Tebo, propinsi Jambi merupakan penugasan pertama di wilayah Sumatera setelah selama dua puluh dua tahun berkarier di kejaksaan
Selama menjalani profesi sebagai jaksa, Bapak dari Kirana Sukma Adila dan Samira berhasil menyelesaiakan penanganan perkara-perkara besar yang menarik perhatian masyarakat seperti : perkara tindak pidana kekerasan terhadap Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monas tanggal 01 Juni 2008 atas nama Terpidana HABIB RIZIEQ SHIHAB (Ketua Front Pembela Islam) dan MUNARMAN, SH, perkara Bank Century atas nama Terpidana ROBERT TANTULAR (Direktur Bank Century), LINDA WANGSA DINATA dan ARGA TIRTA KIRANA, perkara LC Fiktif PT. SPPI atas nama Terpidana MUHAMAD MISBAKHUN dan FRANKY ONGKO WARDOYO (MUHAMAD MISBAKHUN kemudian diputus bebas dalam Peninjauan Kembali), Perkara Tindak Pidana Perpajakan PT. ASIAN AGRI atas nama SUWIR LAUT yang merugikan negaara sebesar 1.3 Triliyun Rupiah, perkara penyanderaan terhadap ELYAS AGUNG SETIAWAN dengan Terpidana ANANDA MIKOLA dan MARCELA ZALIANTY (MARCELA ZALIANTY kemudian diputus bebas oleh Mahkamah Agung), perkara Tindak Pidana Terorisme atas nama ABU BAKAR BAASYIR dan UMAR PATEK, perkara penodaan agama atas nama LIA AMINUDIN alias LIA EDEN dan ABDURRAHMAN, SAg yang mengaku dirinya sebagai TUHAN dan Malikat Jibril dan perkara – perkara menarik perhatian lainnya. Perkara Tindak Pidana Kosupsi Penyalah-gunaan SPPD pada Sekretatiat DPRD KAbupaten Banggai Kepulauan TA 2012 / 2013 atas nama SULAIMAN HUSEIN, SE.,MH, Ketua DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan Tahun 1999 - 2004

Selain pendidkan formal Teguh Suhendro juga memperoleh kesempatan pendidikan non formal berupa short corse di dalam dan luar negeri seperti  : The Training Progrm on Industrial Property Right – The Advance course for IP Practioners, Tokyo dan Kyoto, Jepang tahun 2002, Law Enforcement and Prosecutor Advance Cyber Crime Training, ILEA Bangkok, 2006, American Legal System Comparative Study, Seatle. New york dan Washington DC, USA, 2010, Cyber Awarenes Seminar for Prosecutor, Tri Border Conference, GCTF (Global Counter Terorism Forum), Cebu, Philipina, 2010 Relation between Law enforcement Agency and Prosecutor, GCTF (Global Counter Terorism Forum), Kuala Lumpur Malaysia, 2010, Australia Security Structure, Sydney dan Canberra, Australia, 2011, Trans National Organized crime Concention, UNTOC, Wiena, Austria, 2012, Criminal Justice Sector and Rule of Law, GCTF (Global Counter Terorism Forum), Frankfurt, Jerman, 2013, Terrorism and Financing Terrorism, Portland Oregon,  Washington DC, USA, 2013.